Kamis, 09 Mei 2013

CONTOH PROPOSAL PERMOHONAN DANA PENGAJIAN



PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “
DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG
No                   : 001-17/DARUL ARQOM/TRK  /2013
Hal                  : Permohonan Bantuan Dana
Lampiran         : -

Kepada
Yth : Bupati Semarang
Di Ungaran

Assalamu’alaikum Wr. Wb
            Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan keselamatan rahmad dan berkahNya kepada kita semua aamiin..
Selanjutnya, perkenankanlah kami Pengasuh Kegiatan Pengajian Lapanan  Darul Arqom “ mohon bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Semarang.
Sehubungan dengan semakin banyaknya minat masyarakat muslim berkeinginan ikut bergabung dalam kegiatan tersebut maka perlu adanya sarana-sarana penunjang dan kebutuhan lain, agar syiar dan pendalaman agama islam dapat diterima jamaah dengan khidmat dan seksama.
            Demikian permohonan ini kami buat untuk digunakan sebagaimana mestinya dan atas perhatian serta terkabulnya kami ucapkan terima kasih, jazakumullah ahsanal jaza’.
Naahrum minallah fatkhun qoriib.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Candi, 20 April 2013

Ketua                                                                                      Sekretaris



Edi Supriyati                           Mengetahui                             Suwarlin


Kepala Desa Candi                                                                 Camat Bandungan


______________                                                                    ________________
PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “
DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

1.      LATAR BELAKANG DASAR PEMIKIRAN
Bahwa salah satu tujuan membangun mental manusia adalah meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dalam Pengajian Lapanan Darul Arqom Dusun Tarukan Desa Candi Kec. Bandungan, Khususnya pula dalam usaha terwujudnya manusia seutuhnya.
·         Bahwa pengamalan nilai-nilai luhur agama islam ajaran-ajaran Nya dalam keseharian perlu ditunjang adanya sarana rohaniyah yang berwujud kesadaran beribadah dan beramal maupun sarana jasmaniyah / fisik yang berwujud syiar agama serta perlengkapan yang memadai, sehingga menimbulkan kesan khidmat dan khusus.
·         Untuk maksud tersebut selaku Pengasuh Kegiatan Pengajian Lapanan Darul Arqom Dusun Tarukan Desa Candi Kec. Bandungan Kab. Semarang berniat untuk mengembangkan kegiatan syiar agama islam dengan pengadaan sarana dan prasarananya.
·         Kesempuranaan – kesempurnaan kegiatan tersebut di atas pada masa sekarang ini sangat perlu jika melihata antusias masyarakat menjadi suatu keharusan untuk kebutuhan sarana dan prasarananya.

2.      TUJUAN KEGIATAN
·         Untuk meningkatkan ajaran-ajaran agama islam dalam kehidupan sehari-hari.
·         Untuk membiasakan diri untuk dekat kepada kholiq ( Taqorrub Illa Allah )
·         Sebagai wahana kegiatan islamik dan pendalaman agama

3.      TEMA DAN NAMA KEGIATAN
·         Dengan tersedianya sarana yang memadai kita tingkatkan kualitas pembelajaran pengajian para jamaah dan ibadah mu’amalah
·         Meningkatkan iman dan membangun rokhaniyah masyarakat Dusun Tarukan Desa  Candi Kec. Bandungan

4.      SASARAN KEGIATAN
·         Umat islam dan jamaah pengajian lapanan Darul Arqom pada umumnya untuk dapat bersama-sama melakukan pendalaman agama sebagaiman mestinya.
PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “

DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

5.      TEMPAT KEGIATAN
Dusun Tarukan Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.

6.      SUMBER DANA
Harapan sumber dananya dari :
a)      Bantuan dari pemerintah / swasta / perorangan
b)      Sumber-sumber dana yang lain

Candi, 20 April 2013

Ketua


Edy Supriyadi

















PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “
DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG


SUSUNAN PENGURUS PENGAJIAN LAPANAN “ DARUL ARQOM “
Dusun Tarukan Desa Candi Kec. Bandungan Kab. Semarang

Ketua                          : Edy Supriyadi
Sekretaris                    :  Suwarlin
Bendahara                   :  M. Suja’i      

SEKSI-SEKSI
·         Seksi Perlengkapan                             : 1. Jumari
  2. Faizin
·         Seksi Kegiatan                                    : 1. H. Mukiran
  2. Wariyadi
·         Seksi Humas                                       : 1. Patemi
  2. Musbaikhah


















PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “
DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

            RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB )
Adapun rencana kami bila permohonan ini terkabul, maka akan kami gunakan untuk kebutuhan – kebutuhan kegiatan pengajian lapanan Darul Arqom antara lain sebagai berikut :

NO
Jenis Barang Belanja
Harga Satuan
Volume
Harga Semua
1
Karpet
Rp.       55.000
30m
Rp. 1.650.000
2

Al Qur’an, Kitab dan buku tuntunan

Rp.       50.000
50
Rp. 2.500.000
3
Speaker aktif
Rp.  3.000.000
1 set
Rp. 3.000.000
4
Mic
Rp.     250.000
2
Rp.    500.000
5
Tempat Al Qur’an dan Kitab
Rp.     500.000
3
Rp. 1.500.000
Jumlah
Rp. 9.150.000
                             Terbilang Sembilan Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah

Demikian sekiranya beberapa sarana yang di butuhkan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan kegiatan Pengajian Lapanan Darul Arqom

Candi, 20 April 2013

BENDAHARA                                                                      KETUA



M. SUJA’I                                                                             EDY SUPRIYADI





PROPOSAL
PERMOHONAN DANA
PENGAJIAN LAPANAN  “ DARUL ARQOM “



http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ms/1/12/Al_arqam1.jpg





DUSUN TARUKAN DESA CANDI
KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG
JAWA TENGAH

Sabtu, 04 Mei 2013

Orang-orang Buangan ( kick andy )



Orang-orang Buangan
Orang-orang Buangan Pada saat di tanah air peristiwa 30 September 1965 pecah, sejumlah orang Indonesia yang sedang berada di luar negeri tidak bisa pulang. Ada yang tidak berani dan ada pula yang ingin pulang tetapi tidak diperkenankan oleh pemerintahan yang baru, yang dinamakan Orde Baru. Banyak di antara mereka yang pada jaman Bung Karno dikirim belajar ke luar negeri. Ada yang sedang bekerja dan ada pula yang dalam penugasan sebagai duta besar atau staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Kebanyakan dari mereka waktu itu sedang berada di negara-negara sosialis komunis, antara lain di Uni Soviet, Tiongkok, Berlin Timur, dan Cekoslovakia. Sebut saja Sobron Aidit. Pada saat tragedi 30 September 1965, dia sedang mengajar di Institut Bahasa Asing Beijing, sebagai guru besar bahasa. Hari-hari menjelang kejadian, sang kakak, Dipa Nusantara Aidit, tokoh sentral PKI yang pada waktu itu sedang membawa delegasi Indonesia ke Cina, menasehati adiknya untuk tidak pulang. ”Itu pertemuan saya yang terakhir dengan abang saya,” ungkap Sobron. Tak lama kemudian DN Aidit dinyatakan tewas tertembak pada saat berada di Jawa Tengah, saat sedang sembunyi di dalam lemari. Delapan belas tahun lamanya Sobron menjadi orang buangan di Beijing, sampai kemudian dia mendapat kesempatan pindah ke Prancis. Di Paris, Sobron tinggal lebih dari 24 tahun dan hidup dari bisnis restoran yang sangat populer di kalangan orang-orang Indonesia di pembuangan. Selain Sobron, ada Koesalah Soebagyo Toer, adik kandung Pramudya Ananta Toer. Tahun 1960 dia mendapat beasiswa ke Moskow untuk belajar bahasa. Koesalah pulang pada tahun 1965 pada saat suasana sedang panas-panasnya. Sobron dan Koesalah memang dengan cepat bisa dituduh berhaluan kiri karena punya hubungan darah dengan DN Aidit dan Pramudya Ananta Toer. Tetapi bagaimana dengan Djoko Sri Mulyono, Gustaf Adolf Dupe, Tarjan, Rusdi Ardewi, dan mahasiswa lain yang pada tahun 1960-an mendapat beasiswa dari pemerintah? Ini kisah duka orang-orang buangan yang menderita akibat peristiwa 30 September 1965. Mereka harus terpisah ribuan mil jauhnya dari keluarga selama bertahun-tahun. Bagaimana reaksi mereka manakala pemerintahan SBY membuka peluang agar mereka kembali ke tanah air? Kali ini Kick Andy mencoba memotret kehidupan mereka, setelah sebelumnya Gus Dur, saat menjadi presiden, juga pernah membangkitkan harapan mereka pada tahun 2000 dulu. Jangan lewatkan tayangannya Kamis malam, 19 Oktober 2006, pukul 22.30 di Metro TV.

MOHON BEBASKAN AKU DARI MASALAH HATI INI

Tuhanku Yang Maha Sejahtera,

Malam ini, ijinkanlah aku membaringkan tubuhku yang letih ini, untuk mengistirahatkan hati dan pikiranku, dari tekanan dan kegentingan hidup yang telah kuhadapi hari ini.

Aku mohon Engkau membangunkanku esok pagi dalam kesehatan yang baik, dalam kedamaian dan semangat yang kokoh untuk mengunduh rezekiMu yang baik dan besar.

Aku mohon Engkau membebaskanku dari masalah hati yang bisa melumpuhkan kemampuanku untuk membangun kehidupan yang baik dan sejahtera.

Aamiin

---------------
By Al Ikromy